Minggu, 09 November 2014

ILMU BUDAYA DASAR MANUSIA DAN CINTA KASIH

Nama : Eka Novianti
Kelas  : 1EA11
NPM  : 13214427

BAB 4

1.  MANUSIA DAN CINTA KASIH

Pengertian Cinta Kasih
Cinta adalah perasaan yang lahir dari hati seseorang , timbul dengan sendirinya, tidak melihat waktu dan usia, suatu asa untuk ingin menyayangi dan memiliki, seperti perasaan cinta ibu kepada anak nya, perasaan cinta tuhan kepada umat nya yang bertaqwa. cinta yang tulus akan menimbulkan nilai2 kejiwaan yang selalu tulus dan berserah.
Definisi Cinta menurut W. J. S. Poerwadarminta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan definisi kasih menurut beliau adalah perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.  Jadi kalau disimpulkan cinta kasih adalah perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.

Pengertian cinta juga dikemukakan oleh Dr. Sarlito W. Sarwono, beliau mengatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaituketerikatan, keintiman dan kemesraan. Yang dimaksud dengan keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia. Yang dimaksud dengan keintiman adalah adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dan dia sudah tidak ada jarak lagi, panggilan-panggilan formal seperti bapak, ibu saudara digantikan dengan panggilan nama atau sayang. Sedangkan kemesraan adalah rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen kalau tidak bertemu, adanya ungkapan-ungkapan sayang.

Selain pengertian yang dikemukakan di atas pengertian cinta dikemukakan juga oleh Dr. Abdullah Nasih Ulwan dalam bukunya manajemen cinta, menurut beliau cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang jadi kesimpulannya cinta adalah fitrah manusia yang murni yang tak dapat terpisahkan dengan keidupannya.

 Arti Cinta Kasih
Cinta kasih bersumber pada ungkapan perasaan yang didukung oleh unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan pertimbangan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Dalam cinta kasih tersimpul pula rasa kasih sayang dan kemesraan. Belas kasihan dan pengabdian. Cinta kasih yang disertai dengan tanggung jawab menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kedamaian antara sesama manusia, antara manusia dengan lingkungan, dan antara manusia dengan Tuhan.
Apabila dirumuskan secara sederhana, cinta ksih adalah perasaan kasih sayang, kemesraan, belas kasihan dan pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab. Tanggung jawab artinya akibat yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kebahagiaan.

2. MASALAH CINTA KASIH

3 Unsur Cinta Dalam Segitiga Cinta Cinta dan Gambarannya
Ada 3 unsur tentang cinta, yaitu:
1 . Keintiman : kedekatan hub
2. Gairah  : secara sexual, cantik,tampan,dll
3. Komitmen : suatu kepastian dalam hubungan misalnya pernyataan bahwa kita pacaran


kemungkinan:
a) keintiman+komitmen =Cinta Hampa = ada pernyataan pacaran , ada kedekatan tp tidak ada nafsu (ketertarikan lawan jenis)
b) =komitmen+Nafsu=:Cinta Romantis ada pernyataan dan ada ketertarikan terhadap lawan jenis 
c) = Nafsu+keintiman=Cinta Semberono: ada ketertarikan,ada kedekatan hubungan tapi tidak  ada status pacaran.


Ada tiga tingkat cinta.
Pertama, cinta atas dasar harapan mendapat sesuatu. Yaitu ketika seorang yang mencintai kekasihnya karena menginginkan sesuatu dari kekasihnya itu. Dan sesuatu yang diinginkannya itu biasanya berujud materi.

Kedua, cinta atas dasar mengharap ridho kekasih. Cinta seperti ini lebih tinggi tingkatannya dari yang pertama. Yaitu mencintai kekasih karena semata mengharap ridhonya. Orang yang memiliki cinta tingkat kedua ini akan melakukan apapun secara sukarela dengan tujuan agar kekasih mendapatkan kebahagiaan. Agar kekasih memperoleh kesenangan. Agar kekasih terhindar dari marabahaya, dll. Terkadang ada dia berani mengambil resiko besar dalam melakukan hal-hal tersebut. Terkadang dia bersedia melakukan sesuatu yang konyol dan memalukan. Terkadang dia mau melakukan sesuatu yang tidak masuk akal.

Ketiga, cinta atas dasar mengharap Ridho Allah sekaligus ridho kekasih. Inilah cinta sejati. Inilah cinta tertinggi. Pada cinta jenis kedua (mengharap ridho kekasih), adakalanya orang tersebut melakukan sesuatu dengan tulus namun apa yang dilakukannya itu tidak diridhoi oleh Allah, Sang Pencipta Cinta. Artinya apa yang dilakukannya itu menyimpang dari aturan-aturan agama. Jika demikian adanya, maka dia dan kekasihnya tidak akan merasakan kebahagiaan sejati. Yang dirasakannya hanyalah kesenangan jangka pendek dan bersifat semu.

Cinta Menurut Ajaran Agama

Ø  Cinta menurut agama islam
Dalam ajaran agama Islam, terutama yang di jelaskan dalam Al-Qur’an, cinta memiliki beberapa pengertian.
1.  Cinta Rahmah, cinta penuh kasih sayang, lembut, rela berkorban dan siap melindungi.
2. Cinta Mawaddah, cinta yang menggebu-gebu atau cinta yang membara.
3. Cinta Mail, cinta yang hanya bersifat sementara, sehingga seseorang tersebut ingin meminta perhatian dari banyak orang hinggal hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Contohnya adalah poligami (ketika kita sedang jatuh cinta kepada yang lebih muda, yang tua (lama) tidak diperhatikan lagi).
4. Cinta Shobwah, cinta yang mendorong perilaku menyimpang tanpa sanggup mengelak (secara tidak sadar dia tidak tahu apa yang telah ia perbuat). Cinta jenis ini sering dikatakan cinta buta.
5. Cinta Kulfah, perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positif, meski itu sulit untuk dijalani.

Dalam agama Islam, sebenarnya cinta tidak diperbolehkan, karena belum mukhrim. Karena belum boleh mencintai dan memiliki lawan jenis sebelum menikah. Pacaran pun sebenarnya dilarang.
Dalam agama Islam, cinta yang dimaksudkan adalah cinta terhadap Allah S.W.T, cinta terhadap orang tua, cinta terhadap sesama manusia (rasa belas kasih), cinta terhadap semua makhluk ciptaan-Nya.

Ø Cinta Menurut Agama Kristen (Protestan & Katholik)
1. Cinta adalah pencipta keindahan terhebat (Tim 2:9-10)
2. Cinta adalah suatu wujud keinginan;dalam niat dan tindakan (1 Yoh 3:18)
3. Cinta harus menjadi dasar dari segala sesuatu (1 Kor 13:3)

Ø Cinta Menurut Agama Hindu
Cinta adalah perasaan pada kesenangan, kesetiaan, kepuasan terhadap suatu obyek. Sedangkan kasih adalah perasaan cinta yang tulus lascarya terhadap suatu obyek. Obyek dari cinta kasih itu adalah semua ciptaan Sanghyang Widhi Wasa,Tuhan Yang Maha Esa.
Ciptaan Tuhan dapat digolongkan dalam tingkatan sesuai eksistensinya atau kemampuannya yaitu:
A. Eka pramana ialah makhluk hidup yang hanya memiliki satu aspek kemampuan berupa bayu/tenaga/ hidup, seperti tumbuh-tumbuhan.

B. Dwi pramana ialah makhluk hidup yang memiliki dua aspek kemampuan berupa bayu dan sabda/bicara, seperti hewan/binatang.

C. Tri pramana ialah makhluk hidup yang memiliki tiga aspek kemampuan berupa bayu, sabda dan ide/pikiran, seperti manusia.

Ø Cinta menurut agama Budha
Dalam Nikaya Pali, yaitu Dhammapada ada satu bab yang diberi judul Piya Vagga yang berarti kecintaan. Begitu pula dalam Majjhima Nikaya terdapat sutta yang berjudul Piyajatika Sutta yaitu khotbah tentang orang-orang tercinta.
Dalam Bahasa Pali juga ditemukan beberapa istilah cinta, seperti: piya, pema, rati, kama, tanha (jawa trenso), ruci, dan sneha yang memiliki arti: rasa sayang, kesenangan, cinta kasih sayang, kesukaan, nafsu indera (birahi), kemelekatan, dsb, yang terjalin antara dua insan berbeda jenis atau cinta dalam lingkup keluarga.

Berbagai Bentuk Cinta

Dalam kehidupan manusia, cinta menampakan diri dalam berbagai bentuk. Kadang – kadang seseorang mencintai dirinya sendiri. Kadang – kadang mencintai orang lain. Atau juga mencintai anak dan istrinya, hartanya, Allah dan rasulnya. Ada berbagai bentuk cinta yaitu :
1. Cinta Persaudaraan, diwujudkan manusia dalam tingkah atau perbuatannya. Cinta persaudraan tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA.

2. Cinta Keibuan, kasih sayang yang bersumber pada cinta seorang ibu terhadap anaknya.

3. Cinta Erotis, kasih sayang yang bersumber dai cinta erotis (birahi) merupakan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesunguhnya. Namun, bila orang yang melakukan hubungan erotis tanpa disadari rasa cinta, di dalamnya sama sekali tidak mungkin timbul rasa kasih sayang.

4. Cinta Diri Sendiri, yaitu bersumber dai diri sendiri. CInta diri sendiri bernilai positif jika mengandung makna bahwa seseorang dapat mengurus dirinya dalam kebutuhan jasmani dan rohani.

5.    Cinta Kepada Allah

Ayat-Ayat Alqur’an Tentang Cinta
Beberapa ayat alqur’an tentang cinta
Cinta kepada Tuhan (Allah SWT), disebutkan di alqur’an dalam QS:3:31
Cinta kepada diri sendiri , dalam al-qur’an disebutkan dalam QS:7:188 dan QS 41:49
Cinta kepada manusia , disebutkan dalam QS:49:10

3. KASIH SAYANG
Pengertian Kasih Sayang
Kasih sayang adalah perasaan cinta untuk saling menghormati, mengasihi, menyayangi semua makhluk ciptaan Tuhan.
Kasih sayang adalah faktor penting dalam suatu kehidupan. Karena jika kita memiliki cinta namun tidak berdasar pada kasih sayang, maka seseorang tersebut tidak mengerti apa itu cinta yang sesungguhnya, cinta terhadap makhluk ciptaan Tuhan. Maka perasaan cinta harus didasari oleh kasih sayang atau belas kasih.
Kata kasih dan sayang itu mengandung pengertian yang sangat luas. Dan yang pasti setiap insan manusia perlu tahu dan mengerti apa makna kasih sayang yang sebenarnya, sekaligus memilikinya di dalam sanubari. Seseorang akan terlanda kekeringan jiwa jika hidup tanpa memiliki kasih maupun sayang. Apapun yang terjadi, pasti dia akan selalu ingin cintai sekaligus mencintai orang lain. Dari pertama kali lahir di dunia sampai ajal menjemput.
Yang dimaksud dengan kasih dan sayang di sini bukan sekadar hubungan cinta atau asmara antara seorang laiki-laki dan perempuan saja. Namun lebih bersifat universal. Sehingga hal ini bisa terjadi terhadap sahabat, saudara, keluarga dan lain-lain. Dan yang perlu ditekankan adalah, bahwa kasih dan sayang yang tulus itu selalu punya sifat yang ikhlas dan lebih banyak memberi daripada menerima. Kepentingan diri sendiri sering dinomor duakan demi memberi kebahagiaan pada orang yang dikasih dan disayanginya.

Contoh-Contoh Kasih Sayang
§  Kasih sayang terhadap keluarga : seorang ayah setiap hari bekerja keras untuk menghidupi keluarganya
§  Kasih sayang terhadap teman : ikut memberi solusi jika teman memiliki masalah
§  Kasih sayang terhadap diri sendiri : bekerja keras untuk diri sendiri supaya kelak mendapatkan kehidupan yang layak
§  Kasih sayang terhadap negara : ikut berperan dalam pembangunan bangsa dan mengghargai jasa para pahlawan
§  Kasih sayang terhadap alam : membuang sampah pada tempatnya dan berupaya  melestarikan alam

4. KEMESRAAN
Pengertian kemesraan
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan pada dasarnya merupakan kasih yang telah mendalam. Kemesraan adalah hubungan akrab antara pria dan wanita atau suami dan istri. Kemesraan merupakan bagian hidup manusia.
Yose Ortega Y Gasset dalam novelnya ‘On Love’ mengatakan, “di kedalaman sanubarinya seorang pencinta merasa dirinya bersatu tanpa syarat dengan objek cintanya. Persatuan bersifat kebersamaan yang mendasar dan melibatkan seluruh eksistensinya”.
Selanjutnya Yose mengatakan, bahwa si pecinta tidaklah akan kehilangan pribadinya dalam aliran energy cinta tersebut. Malahan pribadinya akan diperkaya dan dibebaskan. Cinta yang demikian merupakan pintu bagi seseorang untuk mengenal dirinya sendiri.
Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan merupakan perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreatifitas manusia. Dengan kemesraan seseorang dapat menciptakan bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakat. Dapat dituangkan dalam berbagai macam seni misalnya seni tari, seni musik, dsb.
Dalam seni tari berbagai daerah mengenal bentuk tari kemesraan seperti tari Karonsih dan Gatotkaca Gandrung dari Jawa Tengah, tari Merak dari Jawa Barat. Biasanya seni tari disajikan dalam upacara pernikahan.

Puisi Tentang Kemesraan
Kemesraan
Janganlah kau berlalu
Tinggalkan aku sepi sendiri
Biarkan aku damai bersamanya
Merasakan cinta yang sesungguhnya

Kemesraan
Datanglah malam ini
Kembali melepas rindu
Satukan asaku asanya
Bercerita tentang cinta

Kemesraan
Ku tulis puisi ini
Kupersembahkan padamu
Walau tak seindah syair puisiku
Inilah gubahan hatiku mengingatkan padamu

Jangan lupakan aku
Akankah tercipta kembali
Kemesraan kita
Kebersamaan kita

Hari tak seindah dulu
Tiada nama seharum namamu
Kau adalah tahta hatiku


5. PEMUJAAN
Pengertian Pemujaan

Pemujaan adalah perwujudan cinta manusia terhadap Tuhan. Kecintaan manusia terhadap Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupaan manusia. Hal ini dikarenakan pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupaan yang sebenarnya. Penyebab hal tersebut terjadi karena Tuhan pecipta alam semesta. Seperti dalam surat Al-furqan ayat 59-60 yang menyatakan: “dia yang menciptakan langit dan bumi beserta apa-apanya diantara keduanya dalam 6 rangkaian masa, kemudian dia bertahta diatas singgah sananya. Dia maha pengasih, maka tanyakanlah kepadaNya tentang soal-soal apa yang perlu diketahui.” Selanjutnya ayat 60, “bila dikatakan kepada mereka, sujudlah kepada Tuhan yang Maha Pengasih.”

Kalau manusia cinta kepada Tuhan karena Tuhan sungguh maha Pengasih dan Maha Penyayang. Kecintaan manusia itu dimanivestasikan dalam bentuk pemujaan atau sembahyang. Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama,kepercayaan,kondisi dan situasi. Sembahyang dirumah, dimasjid, digereja,dipura,dicandi, bahkan ditempat yang dianggap keramat merupakan perwujudan dari pemujaan kepada Tuhan. Oleh karena itu, pemujaan ini sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya. Hal itu berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya,mohon perlindungan,mohon dilimpahkan kebijaksanaan,dsb.

.

6. BELAS KASIHAN
Pengertian belas kasih

Belas kasihan adalah emosi manusia yang muncul akibat melihat penderitaan orang lain. Rasa belas kasihan membuat orang-orang merasa iba sehingga ingin menolong atau memberikan sesuatu yang bisa membahagiakan atau meringankan beban orang-orang yang mengalami kesulitan atau musibah.
Belas kasihan juga dilandaskan dengan rasa kasih sayang sesama manusia. Jadi sesama umat manusia kita harus saling tolong menolong untuk meringankan beban setiap orang yang mengalami kesulitan. Sehingga setiap orang dapat merasakan kebahagiaan.
Belas kasihan dapat menimbulkan daya kreatifitas yang berarti orang yang dapat berbuat,berkarya,mencipta,dsb. Kreatifitas itu bisa dalam bentuk seni yaitu seni suara,seni sastra,dll.


7. CINTA KASIH EROTIS
Pengertian cinta kasih erotis

Dalam cinta kasih persaudaraan merupakan cinta kasih antar orang yang sama dan sebanding. Sedangkan cinta kasih ibu merupakan cinta kasih terhadapa orang lemah yang tanpa daya. Walaupun terdapat perbedaan besar antara keduanya tetapi mempunyai kesamaan bahwa pada hakekatnya cinta kasih tidak terbatas hanya seorang saja. Berlawanan dengan 2jenis cinta kasih diatas adalah cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya.

Cinta kasih erotis seringkali dicampur baurkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh cinta. Mulai dari pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba atau sementara saja. Cinta kasih erotis adalah rasa cinta yang dipenuhi oleh nafsu dan rasa ingin lebih memiliki lebih.
Dalam cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan, sering kali eksklusivitas dalam cinta kasih erotis di salah tafsirkan dan di artikan sebagai suatu ikatan hak milik, contoh sering kita jumpai separang orang-orang yang sedang saling mencintai tanpa merasakan cinta kasih terhadap setiap orang lainya.

Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sunguh-sunguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi orang lain(wanita ataupun pria). Hal ini merupakan dasar gagasan bahwa suatu pernikahan tradisional, yang kedua mempelainya tidak pernah memilih jodohnya sendiri, beda halnya dengan kebudayaan barat/ zaman sekarang, gagasan itu ternyata tidak dapat diterima sama sekali. Cinta kasih hanya di anggap sebagai hasil suatu reaksi emosional dan spontan.






Kamis, 16 Oktober 2014

BAB 3 ILMU BUDAYA DASAR

Eka Novianti
(13214427)
Kelas 1EA11


III. konsepsi IBD dalam kesusastraan

Pendekatan Kesustraan

v  Pengertian Sastra dan Seni
sastra berasal dari kata castra berarti tulisan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang ditulis oleh manusia
seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, karena masing-masing individu memiliki presepsi yang berbeda dalam mengartikan seni . namun dapat ditarik secara garis besar bahwa seni merupakan buah cipta manusia yang muncul dari hati manusia dan lebih merujuk pada ekpresi manusia tersebut

v  Peranan Sastra
Sastra dapat memperhalus jiwa dan memberikan motivasi kepada masyarakat umtuk berpikir dan berbuat demi pengembangan dirinya dan masyarakat serta mendorong munculnya keterbukaan, dan partisipai masyarakat dalam pembangunan

v  Hubungan Sastra dan Seni Dengan Ilmu Budaya Dasar
Ilmu budaya dasar sangat berkaitan dengan kesusastraan . Sastra dan seni merupakan pokok penting dalam Ilmu Budaya Dassar. Sastra merupakan bahasa dalam berkomunikasi, seni merupakan peranan penting dalam komunikasi dan seni pun termasuk dalam kesusastraan, jadi ilmu budaya dasar dalam kesusastraan merupakan pokok penting yang saling berkaitan dan tidak lepas dari ilmu-ilmu lainnya.

IBD Dihubungkan Dengan Prosa
v  Pengertian Prosa
Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa itu sendiri berasal dari bahasa Latin “prosa” yang artinya “terus terang”. Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karena itu, prosa dapat digunakan untuksuratkabar, majalah, novel, ensiklopedia,surat, serta berbagai jenis media lainnya. Prosa juga dibagi dalam dua bagian, yaitu prosa lama dan prosa baru, prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat, dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.

v  Jenis-jenis prosa
1. prosa fiksi
Prosa fiksi adalah prosa yang berbentuk karangan/khayalan yang dibuat oleh pengarangnya. Isi cerita dibuat tidak sepenuhnya berdasarkan fakta yang terjadi. Contoh prosa fiksi adalah cerpen, novel, dongeng, roman, esai, resensi/timbangan buku
2. prosa non-fiksi
Prosa non fiksi merupakan karangan yang dibuat bukan berdasarkan rekaan/khayalan sang pengarang, tetapi berisi hal-hal berupa informasi factual atau berupa pengamatan pengarang . jenis prosa non fiksi juga disebut karangan semi ilmiah . contoh dari prosa non fiksi adalah artikel, tajuk recana (editorial) , opini, feature, bografi, reportase, jurnalisme baru, iklan, pidato

v  5 Komponen Prosa Lama Dan Prosa Baru
Prosa lama
1. Dongeng-dongeng
2. Hikayat
3. Sejarah
4. Epos
5. Cerita pelipur lara

Prosa baru :
1. Cerita pendek
2. Roman/ novel
3. Biografi
4. Kisah
5. Otobiografi

v  Pengertian Prosa Fiksi
Prosa fiksi adalah prosa yang berbentuk karangan/khayalan yang dibuat oleh pengarangnya. Isi cerita dibuat tidak sepenuhnya berdasarkan fakta yang terjadi

v  Nilai-nilai prosa fiksi
Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau lcarya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung membawakan moral, pesan atau cerita. Dengan pezicataan lain prosa mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :
• Prosa fiksi memberikan kesenangan
• Prosa fiksi memberikan informasi
• Prosa fiksi memberikan warisan cultural 
• Prosa memberikan keseimbangan wawasan

v  2 karya sastra dan 1 karya prosa
Contoh karya sastra : mahabrata dan Ramayana dan hikayat hang tuah
Contoh prosa : novel Ave Maria oleh Idrus

IBD Dihubungkan Dengan Puisi
v  Pengertian puisi
Puisi termasuk seni sasstra, sedangkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian adalah cabang unsur kebudayaan. Jika diberi batasan puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan alam, manusia, dan Tuhan melaui media bahasa yang artistic, estetik yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya

v  Kreativitas penyair dalam membangun puisinya
• Figura bahasa
• Kata-kata yang ambiquitas
• Kata-kata berjiwa
• Kata-kata yang konotatif
• Pengulangan

v  Alasan-Alasan Yang Mendasari Puisi Dalam ISD
1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual
3. Puisi dan keinsyafan sosial

v  1 Contoh Puisi
Mestikah begini ?
Karya Jennifer Leigh Youngs
Saat aku baik dan manis
Aku disepelekan

Saat aku menurut dan mengalah
Aku diabaikan

Saat aku menyerah atau mengalah
Aku dimanfaatkan

Saat aku jadi keset
Aku diinjak

Saat aku keras kepala
Aku diperhitungkan

Sat aku tak mau kompromi
Aku dihormati

Saat aku marah dan menuntut
Orang lain menurut padaku

Saat aku bersikap sangat kerass
Orang lain menyimak

Mestikah begini?
Mestikah aku menjadi sesuatu
Yang tidak aku inginkan?

Untuk mendapatkan yang kumau
Untuk memperoleh yang ku butuhkan

Untuk hidup?

BAB 2

Eka Novianti
(13214427)
Kelas 1EA11

Manusia dan Kebudayaan

v Unsur-unsur yang membangun manusia
Manusia terdiri dari empat unsur terkait, yaitu
1.   Jasad
2.   Hayat
3.   Ruh
4.   Nafs.

Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur, yaitu :
Id, merupakan libido murni,atau energi psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional dan terkait dengan sex, yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran . Terkurung dari realitas dan pengaruh sosial, Id diatur oleh prinsip kesenangan, mencari kepuasan instingsual libidinal yang harus dipenuhi baik secara langsung melalui pengalaman seksual, atau tidak langsung melalui mimpi atau khayalan.
Ego, merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
Superego, merupakan kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas di dalam lingkungan luar diri, biasanya merupakan asimilasi dari pandangan-pandangan orang tua.

v Hakekat manusia
a. Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan  
     yang utuh.

b. Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya. Terdiri dari dua hal,yaitu perasaan inderawi dan perasaan rohani. Perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia,misalnya:
Perasaan intelektual,
Perasaan estetis,
Perasaan etis,
Perasaan diri,
Perasaan sosial,
Perasaan religius.

c.  Makhluk biokultural, yaitu makhluk hayati yang budayawi.
d.  Makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai 
     kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

v Yang membedakan manusia dengan mahkluk lain
Manusia dibekali akal fikiran dan hati nurani untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk , dengan hati nurani mereka dapat menyanyangi satu sama lain, merasakan penderitaan yang orang lain rasakan kemudian terketuk untuk memabantu, dan banyak hal lainnya yang membuat peradaban manusia semakin maju dari waktu ke waktu

v Kepribadian bangsa timur
Kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi tinggi, ramah dan bersahabat. Indonesia termasuk dalam kepribadian bangsa karena nilai-nilai terssebut masih sering kita jumpai di masyarakat kita

v Pengertian kebudayaan
Kebudayaan dari bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah. Jadi secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya, atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya.”.
E.B.Tylor (1871) mendefinisikan bahwa kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan sebagai anggota masyarakat.
 Menurut Selo Soemardijan dan Soelaeman Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Menurut Sutan Takdir Alisyahbana mengatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.

v Unsur kebudayaan
1.   Sistem Religi (sistem kepercayaan), merupakan produk manusia sebagai homo religius.
2.  Sistem Organisasi Kemasyarakatan, merupakan produk dari manusia sebagai homo socius.
3.  Sistem Pengetahuan, merupakan produk manusia sebagai homo sapiens.
4.  Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi, merupakan produk manusia sebagai homo economicus.
5.  Sistem Teknologi dan Peralatan, merupakan produk dari manusia sebagai homo faber.
6.  Bahasa, merupakan produk dari manusia sebagai homo longuens.
7.  Kesenian, merupakan hasil dari manusia sebagai homo aesteticus.


v Wujud kebudayaan

1.         Gagasan : sekumpulan ide, bersifat abstrak dan tidak terlihat
2.         Tindakan : suatu tindakan berpola dari manusia dalam lingkungan nya
3.         Karya : wujud fisik semua buatan . Dapat dilihat, diraba, dirasakan dan di dokumentasikan

v Orientasi nilai budaya
Kluckhohn dalam Pelly (1994) mengemukakan bahwa nilai budaya merupakan sebuah konsep beruanglingkup luas yang hidup dalam alam fikiran sebahagian besar warga suatu masyarakat, mengenai apa yang paling berharga dalam hidup. Rangkaian konsep itu satu sama lain saling berkaitan dan merupakan sebuah sistem nilai–nilai budaya.  Secara fungsional sistem nilai ini mendorong individu untuk berperilaku seperti apa yang ditentukan. Mereka percaya, bahwa hanya dengan berperilaku seperti itu mereka akan berhasil (Kahl, dalam Pelly:1994). Sistem nilai itu menjadi pedoman yang melekat erat secara emosional pada diri seseorang atau sekumpulan orang, malah merupakan tujuan hidup yang diperjuangkan. Oleh karena itu, merubah sistem nilai manusia tidaklah mudah, dibutuhkan waktu. Sebab, nilai – nilai tersebut merupakan wujud ideal dari lingkungan sosialnya. Dapat pula dikatakan bahwa sistem nilai budaya suatu masyarakat merupakan wujud konsepsional dari kebudayaan mereka, yang seolah – olah berada diluar dan di atas para individu warga masyarakat itu.


v Perubahan kebudayaan
Tidak ada kebudayaan yang statis, semua kebudayaan mempunyai dinamika dan gerak. Gerak kebudayaan sebenarnya adalah gerak manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut.
Terjadinya gerak/perubahan ini disebabkan oleh beberapa hal :
1.   Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri.
2.   Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup.

v Kaitan manusia dan kebudayaan
Manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia, semua itu saling terkait. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan.





BAB 1 ILMU BUDAYA DASAR

Eka Novianti
(13214427)
Kelas 1EA11


 ISD SEBAGAI MKDU

I. Pengertian dan Tujuan ISD dan IPS
v Pengertian ISD
Ilmu  sosial dasar adalah ilmu pengetahuan untuk menyelidiki, menentukan, meningkatkan pemahaman tentang masalah –masalah sosial yang terjadi pada masyarakat dengan menggunakan teori-teori (fakta, konsep, dan teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan sosial seperti geografi, sosiologi, antropologi sosial, ilmu politik , ekonomi, psikologi sosial, dan sejarah.

v Tujuan ISD
Tujuan umum :
Memperluas wawasan serta membentuk dan mengembangkan kepribadian mengenai berbagai gejala yang timbul dalam lingkungan agar mempertajam rasa kepekaan sosial,  sudut pandang, dan penalaran dalam kehidupan bermasyarakat.
Tujuan khusus :

1). Memahami dan mengamati berbagai permasalahan social yang timbul di masyarakat .
2). Mempelajari berbagai macam masalah social yang telah diamati
3) Memahami pola pikir dan ikut berdiskusi dengan para sosiolog dan sejenisnya dalam rangka penanggulangan masalah social yang timbul dalam masyarakat.
4) Berpartisipasi menanggulangi baik mandiri maupun bersama-sama dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial di masyarakat

v Pengertian IPS
IPS atau Ilmu Pengetahuan Sosial adalah sekelompok disiplin ilmu yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Yang termasuk ke dalam ilmu pengetahuan sosial secara garis besar antara lain antropologi, psikologi, sosiologi dll.


v Tujuan IPS
1. Mampu mengidentifikasi, menganalisa dan menyusun alternatif pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat;
2.  Mampu berkomunikasi dengan sesama warga masyarakat dan dengan berbagai bidang keilmuan serta berbagai keahlian
3. Membangun sikap mental yang positif, dan keterampilan terhadap lingkungan hidup yang menjadi bagian kehidupan yang tidak terpisahkan
4.  Mengembangkan pengetahuan dan keilmuan IPS sesuai dengan perkembagan kehidupan, perkembangan masyarakat, dan perkembangan ilmu dan teknologi



v 3 Kelompok Ilmu Pengetahuan
1) Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi.
2) Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 %  benar, hanya mendekati kebenaran. Karena hubungan antar manusia berubah dari waktu ke waktu sesuai perkembangan zaman 
 3) Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.

v Perbedaan dan Persamaan Isd dan Ips
Perbedaan :
1.  Ilmu sosial dasar diberikan di perguruan tinggi, ilmu pengetahuan social diberikan sekolah dasar dan sekolah lanjutan
2. Ilmu sosial dasar merupakan mata kuliah tunggal, ilmu pengetahuan sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran
3.  Ilmu sosial dasar diarahkan untuk pembentukan sikap , sedangkan ilmu pengetahuan sosial untuk pembentukan keterampilan

Persamaan :
1. Keduanya sama-sama mempelajari secara fokus tentang manusia dan kehidupan sosial-budaya nya
2. Keduanya merupakan bahan studi untuk program pendidikan/pengajaran
3.  Pada akhirnya tujuan dari ISD dan IPS adalah sama sama mengembangakan pengetahuan sosial agar dapat menyesuaikan diri dalam berbagai kondisi di masyarakat.

 v  Ruang Lingkup ISD
 Berbagai aspek kehidupan yang merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang berhubungan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya

v 3 Golongan Bahan Pelajaran ISD
1. kenyataan-kenyataan sosial yang ada di dalam masyarakat
2. masalah-masalah sosial yang timbul di masyarakat
3. Konsep-konsep dan pengertian tentang kenyataan sosial










Senin, 15 September 2014

Pilihan Jatuh Cinta

Kadang lo pasti nemuin pasangan yang menurut lu ga cocok dan ga logis di muka bumi ini, kayak misalnya pasangan yang kontras banget muka nya (beauty and the beast), pasangan beda umur jauh, pasangan yang salah satu nya cacat , pasangan beda agama, pasangan sesama jenis, dan macem2 pasangan aneh yang lainnya..

Apa itu berarti cinta mereka salah? Apa itu berarti kita ga boleh sayang sama dia? Maaf gue masukin pasangan sesama jenis dan pasangan beda agama disini karna gue gak mau egois mikirin kita yang bisa mengutamakan logika dari pada hati..

kita gak akan bisa milih mau jatuh cinta sama siapa.. sekalipun kita udah bikin kriteria yang sangat mendetail tentang mau kaya gimana calon pasangan kita nanti, itu semua ga bakal berguna kalo lo udah ngerasain jatuh cinta tanpa alasan Yup itulah kata kuncinya “tanpa alasan”

Karena Tuhan maha adil , setiap orang punya sisi menarik buat memikat lawan jenisnya entah seberapa buruk pribadi yang bersangkutan itu.. mengenai rasa suka sesama jenis, lo ga bisa judge sembarangan juga karna dari buku yang gue baca waktu itu mereka emang dilahirkan dengan gen yang ga sempurna buat selayaknya manusia normal..setelah tau fakta yang sebenernya ya  menurut gue sih wajar-wajar aja.. Toh bagi gue itu bukan sebuah penyimpangan sosial yang fatal

Jadi apapun alesan nya amat sangat ga pantes kalo lo komenin suatu pasangan dengan kata kata “kok lo mau ama dia “paling mau duitnya doang” “ayolah lo bisa dapet yang lebih” “yaampun selera lo gitu amat” ?” “kalian ga cocok!” ini sih menurut gue yang paling sadis, maen asal menghakimi kayak lo aja yang nentuin jodoh

Kalo lo yang di posisi di judge gue saranin lo diemin aja mereka , ntar juga mati sendiri haha
tapi kalo lo di posisi yang nge-judge gue warning nih .. kalian ati-ati kalo ngomong , gue ngeri kalian kualat dan jatuh cinta sama seseorang yang avoid banget buat kalian sayangin. Belajarlah dari ftv-ftv yang berending saling jatuh cinta padahal awalnya saling ngerendahin satu sama lain..

Terakhir gue pengen menegaskan sekali lagi,  kita ga bisa (ga akan pernah bisa)  milih mau jatuh cinta sama siapa, tapi kita bisa mengubah mindset orang yang enggak setuju sama hubungan kita kalo kita buktiin kita enjoy sama apa yang kita jalanin..

see you next hehe