Kamis, 16 Oktober 2014

BAB 3 ILMU BUDAYA DASAR

Eka Novianti
(13214427)
Kelas 1EA11


III. konsepsi IBD dalam kesusastraan

Pendekatan Kesustraan

v  Pengertian Sastra dan Seni
sastra berasal dari kata castra berarti tulisan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang ditulis oleh manusia
seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, karena masing-masing individu memiliki presepsi yang berbeda dalam mengartikan seni . namun dapat ditarik secara garis besar bahwa seni merupakan buah cipta manusia yang muncul dari hati manusia dan lebih merujuk pada ekpresi manusia tersebut

v  Peranan Sastra
Sastra dapat memperhalus jiwa dan memberikan motivasi kepada masyarakat umtuk berpikir dan berbuat demi pengembangan dirinya dan masyarakat serta mendorong munculnya keterbukaan, dan partisipai masyarakat dalam pembangunan

v  Hubungan Sastra dan Seni Dengan Ilmu Budaya Dasar
Ilmu budaya dasar sangat berkaitan dengan kesusastraan . Sastra dan seni merupakan pokok penting dalam Ilmu Budaya Dassar. Sastra merupakan bahasa dalam berkomunikasi, seni merupakan peranan penting dalam komunikasi dan seni pun termasuk dalam kesusastraan, jadi ilmu budaya dasar dalam kesusastraan merupakan pokok penting yang saling berkaitan dan tidak lepas dari ilmu-ilmu lainnya.

IBD Dihubungkan Dengan Prosa
v  Pengertian Prosa
Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa itu sendiri berasal dari bahasa Latin “prosa” yang artinya “terus terang”. Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karena itu, prosa dapat digunakan untuksuratkabar, majalah, novel, ensiklopedia,surat, serta berbagai jenis media lainnya. Prosa juga dibagi dalam dua bagian, yaitu prosa lama dan prosa baru, prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat, dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.

v  Jenis-jenis prosa
1. prosa fiksi
Prosa fiksi adalah prosa yang berbentuk karangan/khayalan yang dibuat oleh pengarangnya. Isi cerita dibuat tidak sepenuhnya berdasarkan fakta yang terjadi. Contoh prosa fiksi adalah cerpen, novel, dongeng, roman, esai, resensi/timbangan buku
2. prosa non-fiksi
Prosa non fiksi merupakan karangan yang dibuat bukan berdasarkan rekaan/khayalan sang pengarang, tetapi berisi hal-hal berupa informasi factual atau berupa pengamatan pengarang . jenis prosa non fiksi juga disebut karangan semi ilmiah . contoh dari prosa non fiksi adalah artikel, tajuk recana (editorial) , opini, feature, bografi, reportase, jurnalisme baru, iklan, pidato

v  5 Komponen Prosa Lama Dan Prosa Baru
Prosa lama
1. Dongeng-dongeng
2. Hikayat
3. Sejarah
4. Epos
5. Cerita pelipur lara

Prosa baru :
1. Cerita pendek
2. Roman/ novel
3. Biografi
4. Kisah
5. Otobiografi

v  Pengertian Prosa Fiksi
Prosa fiksi adalah prosa yang berbentuk karangan/khayalan yang dibuat oleh pengarangnya. Isi cerita dibuat tidak sepenuhnya berdasarkan fakta yang terjadi

v  Nilai-nilai prosa fiksi
Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau lcarya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung membawakan moral, pesan atau cerita. Dengan pezicataan lain prosa mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :
• Prosa fiksi memberikan kesenangan
• Prosa fiksi memberikan informasi
• Prosa fiksi memberikan warisan cultural 
• Prosa memberikan keseimbangan wawasan

v  2 karya sastra dan 1 karya prosa
Contoh karya sastra : mahabrata dan Ramayana dan hikayat hang tuah
Contoh prosa : novel Ave Maria oleh Idrus

IBD Dihubungkan Dengan Puisi
v  Pengertian puisi
Puisi termasuk seni sasstra, sedangkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian adalah cabang unsur kebudayaan. Jika diberi batasan puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan alam, manusia, dan Tuhan melaui media bahasa yang artistic, estetik yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya

v  Kreativitas penyair dalam membangun puisinya
• Figura bahasa
• Kata-kata yang ambiquitas
• Kata-kata berjiwa
• Kata-kata yang konotatif
• Pengulangan

v  Alasan-Alasan Yang Mendasari Puisi Dalam ISD
1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual
3. Puisi dan keinsyafan sosial

v  1 Contoh Puisi
Mestikah begini ?
Karya Jennifer Leigh Youngs
Saat aku baik dan manis
Aku disepelekan

Saat aku menurut dan mengalah
Aku diabaikan

Saat aku menyerah atau mengalah
Aku dimanfaatkan

Saat aku jadi keset
Aku diinjak

Saat aku keras kepala
Aku diperhitungkan

Sat aku tak mau kompromi
Aku dihormati

Saat aku marah dan menuntut
Orang lain menurut padaku

Saat aku bersikap sangat kerass
Orang lain menyimak

Mestikah begini?
Mestikah aku menjadi sesuatu
Yang tidak aku inginkan?

Untuk mendapatkan yang kumau
Untuk memperoleh yang ku butuhkan

Untuk hidup?

BAB 2

Eka Novianti
(13214427)
Kelas 1EA11

Manusia dan Kebudayaan

v Unsur-unsur yang membangun manusia
Manusia terdiri dari empat unsur terkait, yaitu
1.   Jasad
2.   Hayat
3.   Ruh
4.   Nafs.

Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur, yaitu :
Id, merupakan libido murni,atau energi psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional dan terkait dengan sex, yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran . Terkurung dari realitas dan pengaruh sosial, Id diatur oleh prinsip kesenangan, mencari kepuasan instingsual libidinal yang harus dipenuhi baik secara langsung melalui pengalaman seksual, atau tidak langsung melalui mimpi atau khayalan.
Ego, merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
Superego, merupakan kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas di dalam lingkungan luar diri, biasanya merupakan asimilasi dari pandangan-pandangan orang tua.

v Hakekat manusia
a. Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan  
     yang utuh.

b. Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya. Terdiri dari dua hal,yaitu perasaan inderawi dan perasaan rohani. Perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia,misalnya:
Perasaan intelektual,
Perasaan estetis,
Perasaan etis,
Perasaan diri,
Perasaan sosial,
Perasaan religius.

c.  Makhluk biokultural, yaitu makhluk hayati yang budayawi.
d.  Makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai 
     kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

v Yang membedakan manusia dengan mahkluk lain
Manusia dibekali akal fikiran dan hati nurani untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk , dengan hati nurani mereka dapat menyanyangi satu sama lain, merasakan penderitaan yang orang lain rasakan kemudian terketuk untuk memabantu, dan banyak hal lainnya yang membuat peradaban manusia semakin maju dari waktu ke waktu

v Kepribadian bangsa timur
Kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi tinggi, ramah dan bersahabat. Indonesia termasuk dalam kepribadian bangsa karena nilai-nilai terssebut masih sering kita jumpai di masyarakat kita

v Pengertian kebudayaan
Kebudayaan dari bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah. Jadi secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya, atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya.”.
E.B.Tylor (1871) mendefinisikan bahwa kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan sebagai anggota masyarakat.
 Menurut Selo Soemardijan dan Soelaeman Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Menurut Sutan Takdir Alisyahbana mengatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.

v Unsur kebudayaan
1.   Sistem Religi (sistem kepercayaan), merupakan produk manusia sebagai homo religius.
2.  Sistem Organisasi Kemasyarakatan, merupakan produk dari manusia sebagai homo socius.
3.  Sistem Pengetahuan, merupakan produk manusia sebagai homo sapiens.
4.  Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi, merupakan produk manusia sebagai homo economicus.
5.  Sistem Teknologi dan Peralatan, merupakan produk dari manusia sebagai homo faber.
6.  Bahasa, merupakan produk dari manusia sebagai homo longuens.
7.  Kesenian, merupakan hasil dari manusia sebagai homo aesteticus.


v Wujud kebudayaan

1.         Gagasan : sekumpulan ide, bersifat abstrak dan tidak terlihat
2.         Tindakan : suatu tindakan berpola dari manusia dalam lingkungan nya
3.         Karya : wujud fisik semua buatan . Dapat dilihat, diraba, dirasakan dan di dokumentasikan

v Orientasi nilai budaya
Kluckhohn dalam Pelly (1994) mengemukakan bahwa nilai budaya merupakan sebuah konsep beruanglingkup luas yang hidup dalam alam fikiran sebahagian besar warga suatu masyarakat, mengenai apa yang paling berharga dalam hidup. Rangkaian konsep itu satu sama lain saling berkaitan dan merupakan sebuah sistem nilai–nilai budaya.  Secara fungsional sistem nilai ini mendorong individu untuk berperilaku seperti apa yang ditentukan. Mereka percaya, bahwa hanya dengan berperilaku seperti itu mereka akan berhasil (Kahl, dalam Pelly:1994). Sistem nilai itu menjadi pedoman yang melekat erat secara emosional pada diri seseorang atau sekumpulan orang, malah merupakan tujuan hidup yang diperjuangkan. Oleh karena itu, merubah sistem nilai manusia tidaklah mudah, dibutuhkan waktu. Sebab, nilai – nilai tersebut merupakan wujud ideal dari lingkungan sosialnya. Dapat pula dikatakan bahwa sistem nilai budaya suatu masyarakat merupakan wujud konsepsional dari kebudayaan mereka, yang seolah – olah berada diluar dan di atas para individu warga masyarakat itu.


v Perubahan kebudayaan
Tidak ada kebudayaan yang statis, semua kebudayaan mempunyai dinamika dan gerak. Gerak kebudayaan sebenarnya adalah gerak manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut.
Terjadinya gerak/perubahan ini disebabkan oleh beberapa hal :
1.   Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri.
2.   Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup.

v Kaitan manusia dan kebudayaan
Manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia, semua itu saling terkait. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan.





BAB 1 ILMU BUDAYA DASAR

Eka Novianti
(13214427)
Kelas 1EA11


 ISD SEBAGAI MKDU

I. Pengertian dan Tujuan ISD dan IPS
v Pengertian ISD
Ilmu  sosial dasar adalah ilmu pengetahuan untuk menyelidiki, menentukan, meningkatkan pemahaman tentang masalah –masalah sosial yang terjadi pada masyarakat dengan menggunakan teori-teori (fakta, konsep, dan teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan sosial seperti geografi, sosiologi, antropologi sosial, ilmu politik , ekonomi, psikologi sosial, dan sejarah.

v Tujuan ISD
Tujuan umum :
Memperluas wawasan serta membentuk dan mengembangkan kepribadian mengenai berbagai gejala yang timbul dalam lingkungan agar mempertajam rasa kepekaan sosial,  sudut pandang, dan penalaran dalam kehidupan bermasyarakat.
Tujuan khusus :

1). Memahami dan mengamati berbagai permasalahan social yang timbul di masyarakat .
2). Mempelajari berbagai macam masalah social yang telah diamati
3) Memahami pola pikir dan ikut berdiskusi dengan para sosiolog dan sejenisnya dalam rangka penanggulangan masalah social yang timbul dalam masyarakat.
4) Berpartisipasi menanggulangi baik mandiri maupun bersama-sama dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial di masyarakat

v Pengertian IPS
IPS atau Ilmu Pengetahuan Sosial adalah sekelompok disiplin ilmu yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Yang termasuk ke dalam ilmu pengetahuan sosial secara garis besar antara lain antropologi, psikologi, sosiologi dll.


v Tujuan IPS
1. Mampu mengidentifikasi, menganalisa dan menyusun alternatif pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat;
2.  Mampu berkomunikasi dengan sesama warga masyarakat dan dengan berbagai bidang keilmuan serta berbagai keahlian
3. Membangun sikap mental yang positif, dan keterampilan terhadap lingkungan hidup yang menjadi bagian kehidupan yang tidak terpisahkan
4.  Mengembangkan pengetahuan dan keilmuan IPS sesuai dengan perkembagan kehidupan, perkembangan masyarakat, dan perkembangan ilmu dan teknologi



v 3 Kelompok Ilmu Pengetahuan
1) Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi.
2) Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 %  benar, hanya mendekati kebenaran. Karena hubungan antar manusia berubah dari waktu ke waktu sesuai perkembangan zaman 
 3) Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.

v Perbedaan dan Persamaan Isd dan Ips
Perbedaan :
1.  Ilmu sosial dasar diberikan di perguruan tinggi, ilmu pengetahuan social diberikan sekolah dasar dan sekolah lanjutan
2. Ilmu sosial dasar merupakan mata kuliah tunggal, ilmu pengetahuan sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran
3.  Ilmu sosial dasar diarahkan untuk pembentukan sikap , sedangkan ilmu pengetahuan sosial untuk pembentukan keterampilan

Persamaan :
1. Keduanya sama-sama mempelajari secara fokus tentang manusia dan kehidupan sosial-budaya nya
2. Keduanya merupakan bahan studi untuk program pendidikan/pengajaran
3.  Pada akhirnya tujuan dari ISD dan IPS adalah sama sama mengembangakan pengetahuan sosial agar dapat menyesuaikan diri dalam berbagai kondisi di masyarakat.

 v  Ruang Lingkup ISD
 Berbagai aspek kehidupan yang merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang berhubungan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya

v 3 Golongan Bahan Pelajaran ISD
1. kenyataan-kenyataan sosial yang ada di dalam masyarakat
2. masalah-masalah sosial yang timbul di masyarakat
3. Konsep-konsep dan pengertian tentang kenyataan sosial