Minggu, 09 November 2014

ILMU BUDAYA DASAR MANUSIA DAN KEINDAHAN

Nama : Eka Novianti
Kelas  : 1EA11
NPM  : 13214427

BAB 5

1. MANUSIA DAN KEINDAHAN
     
Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, pemandangan alam, manusia, rumah tatanan, parabot rumah tangga, suara, warna, dan sebagainya.
Cangkupan keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi, sosial, dan budaya. Oleh karena itu dapat dikatakan, bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia, keindahan tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.
Keindahan adalah identik dengan kebenaran. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran tidak dapat dikatakan indah. Karena itu tiruan lukisan monalisa tidak indah, karena dasarnya tidak benar. Tentu saja kebenaran disini bukan kebenaran ilmu, melainkan kebenaran menurut konsep seni. Dalam seni, seni berusaha memberikan makna sepenuh-penuhnya mengenai obyek yang diungkapkan.

Perbedaan Keindahan Sebagai Suatu Kualitass Abstrak dan Sebagai Benda Tertentu Yang Indah

Keindahan sebagai suatu kualitas abstrak (Beauty as an abstract quality) menggambarkan sesuatu yang kontemporer dan bersifat nonrealistic di mana sang pencipta karya menggambarkan sesuatu yang tidak bisa dimengerti secara umum dan tidak sesuai dengan realita. Keindahan sebagai kualitas abstrak menggambarkan suatu bentuk dalam yang keindahan di mana keindahan tersebut bersifat eksklusif dan hanya dapat dimengerti oleh orang yang menciptakan keindahan tersebut berdasarkan apa yang dipahaminya.
Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah keindahan yang memiliki konsep pemahaman dan nilai yang berbeda dengan kualitas abstrak di mana benda yang dimaksud dalam hal ini adalah sesuatu yang mewakili keindahan secara umum dan dapat dengan mudah diterima maupun dipahami oleh masyarakat.
Contoh keindahan dalam bentuk benda:
Secara alami : Manusia menaruh rasa kagum atas keindahan alam yang merupakan ciptaan dari  Yang Maha Kuasa.
Buatan tangan : Karya seni yang memiliki nilai estetika yang dapat dinilai oleh manusia.
Menurut cakupan orang harus membedakan antara keindahan sebagai suatu kwalita yang abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Dalam pembatasan filsafah kedua pengertian itu kadang-kadang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian, yakni :
a) keindahan dalam arti yang luas
b) keindahan dalam arti estetis murni
c) keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan

Nilai Estetika

Estetika membahas tentang indah atau tidaknya sesuatu . tujuan estetika adalah untuk menemukan ukuran yang berlaku umum tentang apa yang indah dan apa yang tidak itu. Dalam hal ini adalah karya seni manusia atau mengenai alam semesta ini.
Namun sampai sekarang belum dapat ditemukan ukuran yang dapat berlaku secara umum mengenai indah itu. Banyak sekali teori yang membahas mengenai masalah standar dari suatu keindahan. Zaman dahulu , orang berkata bahwa keindahan itu bersifat metafisika (abstrak) , sedankan dalam teori modern keindahan adalah kenyataan yang sesungguhnya atau sejenis dengan hakikat bersifat tetap.

Perbedaan Nilai Ekstrinsik Dan Intrinsik

Pengertian ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (“instrumental! Contributory value”), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu.
Contohnya : puisi, bentuk puisi yang terdiri dari bahasa, diksi, baris, sajak, irama, itu disebut nilai ekstrinsik

Pengertian intrinsiK adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.

2. RENUNGAN

Renungan berasal dari kata renung. Artinya diam diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori. Teori teori itu adalah : teori pengungkapan, teori metafisik, dan teori psikologik.
A. Teori pengungkapan
Dalil dari teori pengungkapan ini adalah bahwa “art is an expression of human feeling” (seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan suatu seni.
B. Teori metafisik
Teori seni yang bercorak metafisik merupakan teori yang tertua, yakni berasal dari plato yang karya karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni.
C. Teori psikologis
Teori-teori metafisis dari para filsuf yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konsepsi tentang ide tertinggi atau kehendak semesta umumnya tidak memuaskan, karena terlampau abstrak dan spekulatif. Sebagian ahli estetik dalam abad modern menelaah teori teori seni dari sudut hubungan karyanya seni dan alam pikiran penciptanyadengan mempergunakan metode metode psikologis.

3.KESERASIAN

Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan ukuran dan seimbang

Keserasian erat sangkut pautnya dengan perpaduan.keserasian mempunya 2 teori yaitu:

a. Teori objectif dan subjectif
Teori objectif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang menciptak nilai estetika adalah sifat (kulitas) yang memang melekat dalam bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya.pendukung teori objectif adalah plato, hegel 
Teori subjectif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri sesorang yang mengamati suatu benda. Pendukung nya adalah henry home, earlof shaffesburry 

B.Teori perimbangan
Dalam arti yang terbatas yakni secara kualitatif yang di ungkapkan dengan angka-angka, keindahan hanyalah kesan yang subjectif sifatnya dan berpendapat bahwa keindahan sesungguhnya tercipta dan tidak ada keteraturan yakni tersusun dari daya hidup, penggembaraan, dan pelimpahan.teori pengimbangan tentang keindahan dari bangsa yunanai kuno dulu dipahami dalam arti terbatas, yakni secara kualitatif yang diungkapkan dengan angka-angka. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar